Daftar Bandar Togel Slot Online Terpercaya 2022

togel online

bandar togel

situs togel online

10 Daftar Situs Slot Terpercaya Dijamin VIP

online togel

judi togel online

situs slot online

slot online

togel terpercaya di batam

heromedia

Togel Online Terlengkap dan Terpercaya 2022

togel online

online togel

www togel online com

togel online terpercaya

daftar togel online terpercaya

daftar togel online

MENJAWAB FENOMENA RABUN SASTRA MELALUI PROYEK ALIH WAHANA PADA ERA MERDEKA BELAJAR | Haryanto | Alayasastra

MENJAWAB FENOMENA RABUN SASTRA MELALUI PROYEK ALIH WAHANA PADA ERA MERDEKA BELAJAR

Muhamad Haryanto, Rahayu Pristiwati, Subyantoro Subyantoro

Abstract


Apresiasi dan ekspresi sastra adalah kunci terbentuknya pengalaman bersastra. Akan tetapi, aktivitas pembelajaran masih sebatas dominasi menghafal, mengerjakan soal, mencatat, dan mendengarkan ceramah. Minimnya pengalaman bersastra membuat siswa mengalamai rabun sastra. Di sisi lain, merdeka belajar ingin mewujudkan kemerdekaan berpikir. Tujuan penelitian ini adalah menjawab fenomena rabun sastra melalui sinkronisasi antara “Merdeka Belajar” dengan proyek (penugasan) alih wahana sastra.   Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan penelitian menggunakan studi kepustakaan (library research). Langkah-langkah dalam penelitian ini, yakni dengan memilih topik, mengeksplorasi informasi, menentukan fokus penelitian, pengumpulan data, dan penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek alih wahana sastra mampu menjadi sarana pengalaman bersastra. Mampu mendekatkan ke arah kemerdekaan belajar, kemerdekaan berkreasi dan kompetensi multiliterasi. Melalui proses interpretasi dansaling berbagi gagasan dalam proyek alih wahana maka konsep “semua murid-semua guru” dalam merdeka belajar juga akan tercapai.

 

Kata kunci: alih wahana, merdeka belajar, multiliterasi, rabun sastra


Keywords


rabun sastra, merdeka belajar, multiliterasi, alihwahana

Full Text:

PDF

References


Anders, P., & Spinner, K. (2019). "Literary Learning". Film Education Journal, 2(2), 159–174. https://doi.org/https://doi.org/10.18546/FEJ.02.2.06

Artika, I. W., Purnami, N. P., & Wisudariani, N. M. R. (2021). "Puisi Audio Visual Youtube: Sastra Digital dan Industri Kreatif". Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 11(2), 103–115. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jjpbs.v11i1.32119

Asmuni, A. (2020). "Problematika Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 dan Solusi Pemecahannya". Jurnal Paedagogy, 7(4), 281-288.

Balfas, A. (2008). Mengembangkan Kemampuan Literasi dan Berfikir Kritis Siswa melalui Pembelajaran Sastra Berbasis Konteks. (Doctoral Dissertation, Udayana University).

Cazden, C., Cope, B., Fairclough, N., Gee, J., Kalantzis, M., Kress, G., & Nakata, M. (1996). A Pedagogy of Multiliteracies: Designing Social Futures. Harvard Educational Review, 66(1), 60–92.

Damono, S. D. (2018). Alih Wahana. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Grech, S. (2002). Visualising Poetry: an Adaptation of Verse to Videoe. University of Malta.

Harras, K. . (2003). ”Sejumlah Masalah Pengajaran Sastra. Bahasa dan Sastra" (No. 1; 1). http://file.upi.edu/Direktori/Fpbs/Jur._Pend._Bhs._Dan_Sastra_Indonesia/196401221989031-Kholid_Abdullah_Harras/Bahan2_Kuliah/Makalah/Sejumlah_Masalah_Pengajaran_Sastra.Pdf

Haryanto, M. (2020). "Menelaah Pembelajaran Sastra yang (Kembali) Belajar Merdeka di Era Merdeka Belajar". Konferensi Ilmiah Pendidikan, 62–65.

Hidayatullah, M. F. (2009). Guru Sejati: Membangun Insan Berkarakter Kuat dan Cerdas. Surakarta: Yusma Pustaka.

Lestari, R. D. (2021). "Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi dalam Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal pada Mata Kuliah Menulis Karya Sastra Berbantuan Youtube". Semantik, 10(1), 55–64. https://doi.org/https://doi.org/10.22460/semantik.v10i1.p%25p

Maksum, A., & Hani, U. (2018). Active Learning Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 169-180.

Munir, M. (2008). Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta.

Nugraha, D. (2021). "Pembelajaran Sastra di Sekolah: Sebelum, Selama, dan Sesudah Pandemi". Dikdaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 22(1), 37–62. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/jid.v22i1.8708

Rozi, R. F. (2019). "Puisi di Layar Instagram; Ekspresi Sastra-Multimedia pada Ekosistem Siber". https://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/89713/F

Santosa, P. (2000). Pengajaran sastra dalam Era Globalisasi. Bahasa Indonesia, Negara, 50.

Sari, E. S. (2013). "Model Multiliterasi dalam Perkuliahan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia". LITERA, 12(2).

Syahrul, N. (2017). "Pembelajaran Sastra Indonesia dalam Konteks Global Problematika dan Solusi". FKIP e-PROCEEDING, 197-208.

Sherly, S., Dharma, E., & Sihombing, H. B. (2021). "Merdeka Belajar: Kajian Literatur". UrbanGreen Conference Proceeding Library, 183–190.

Sudaryanto, S. (2016). "Matahari yang Terlupakan: Pendidikan karakter dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah". Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 4(2), 166–171. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jppfa.v4i2.12422

Sugiarti, S. (2020). "Sastra Virtual: Alternatif Bahan Pembelajaran Sastra di Masa Pandemi". http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/69571

Trianton, T. (2008). "Problem Pengajaran Sastra di SMK". INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 13(3), 414–425.

Wahyudin, D. (2020). "Pengaruh Multiliterasi terhadap Perkembangan Minat Menulis di Kalangan Mahasiswa". Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 3(4), 909-914., 3(4), 909–914. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22460/p.v3i6p909-914.5618

Wurianto, A. B. (2017). "Literasi Sastra dalam Masyarakat Belajar (Learning Society)". Prosiding Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra Indonesia (SENASBASA) 1(1), 24–29. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/.v1i1.1742

Wurianto, A. B. (2020). "Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai Manifestasi dan Reaktualisasi Liberal Arts (Sebuah Gagasan)". Prosiding SAMASTA, 20–24. https://doi.org/https://jurnal.umj.ac.id/index.php/SAMASTA/article/view/6695/4251

Yusuf, M., & Arfiansyah, W. (2020). "Konsep “Merdeka Belajar” dalam Pandangan Filsafat Konstruktivisme". AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 7(2), 120–133. https://doi.org/https://doi.org/10.53627/jam.v7i2.3996




DOI: https://doi.org/10.36567/aly.v18i1.864

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Alayasastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ALAYASASTRA INDEXED BY:

________________________________________________________________________

@2017 Alayasastra (e-ISSN 2615-6024, p-ISSN 1858-4950)

Balai Bahasa Jawa Tengah

Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50272

Telepon +6224-76744357, 76744356; Faksimile +6224-76722358; Pos-el alayasastrabbjt@gmail.com

Powered by OJS

Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.